Jika mereka salah
jika meraka resah
jika mereka gundah
jika mereka gelabah
usah hukum tanpa bukti
tanya mereka sebab yg pasti
mereka perlukan kita ada disisi
bukan menghindar dan cabut lari
hati mukmin sentiasa simpati
jika bahaya diamkan diri
cari jalan dan usaha lagi
doakan mereka terbuka hati
Rabu, 29 Jun 2011
Sabtu, 18 Jun 2011
Pakaian Wanita Di hadapan Bukan Mahram
Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan menutup aurat seperti yang tersebut di dalam Al-Qur’an yang mulia:-
وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ
“Apabila kalian meminta sesuatu kepada para istri Nabi maka mintalah dari balik hijab. Yang demikian itu lebih suci bagi hati kalian dan hati mereka.” (Al-Ahzab: 53)
Samahatusy Syaikh Al-Walid Ibnu Baz rahimahullahu berkata tentang ayat di atas, “Hukum yang disebutkan dalam ayat ini berlaku umum untuk istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan wanita-wanita kaum mukminin selain mereka.” (Hukmus Sufur wal Hijab yang terangkum dalam Majmu’ah Rasa’il fil Hijab was Sufur, hal. 58)
Beliau juga menyatakan: “Ayat yang mulia ini merupakan nas yang jelas tentang wajibnya wanita berhijab dan menutup diri dari lelaki. Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan dalam ayat ini bahwa berhijab itu lebih suci bagi hati kaum lelaki dan wanita serta lebih menjauhkan dari perbuatan keji berikut sebab-sebabnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala mengisyaratkan bahwa tidak berhijab merupakan kekotoran dan kenajisan, sedangkan berhijab merupakan kesucian dan keselamatan.” (At-Tabarruj wa Khatharuhu, hal. 8)
Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata: “Sekalipun lafadz ayat ini ditujukan kepada para istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun hukumnya umum meliputi seluruh wanita yang beriman. Karena perintah berhijab itu ditetapkan dengan alasan yang dinyatakan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan firman-Nya:
ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ
“Yang demikian itu lebih suci bagi hati-hati kalian dan hati-hati mereka.”
Alasan seperti ini jelas berlaku umum, maka keumuman alasannya menunjukkan keumuman hukumnya.” (Al-Mukminat, hal. 64)
Pakaian Muslimah yang Syar’i
Pembicaraan tentang hijab tentunya tidak akan terlepas dari pembicaraan tentang pakaian wanita di hadapan ajnabi atau lelaki yang bukan mahramnya. Maka di sana kita tahu ada yang namanya jilbab. Setiap jilbab adalah hijab, namun tidak setiap hijab adalah jilbab. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu menyatakan ayat tentang jilbab berkaitan dengan keluarnya wanita dari tempat tinggalnya, yang berarti bila keluar rumah ia harus mengenakan jilbab. Adapun ayat tentang hijab berkaitan bila terjadi pembicaraan antara wanita dengan lelaki ajnabi di tempat-tempat tinggal. Maksudnya, bila seorang lelaki ajnabi memiliki keperluan dengan wanita ajnabiyah maka bicaranya mestilah disebalik hijab.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang jilbab:
يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal.
وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ
“Apabila kalian meminta sesuatu kepada para istri Nabi maka mintalah dari balik hijab. Yang demikian itu lebih suci bagi hati kalian dan hati mereka.” (Al-Ahzab: 53)
Samahatusy Syaikh Al-Walid Ibnu Baz rahimahullahu berkata tentang ayat di atas, “Hukum yang disebutkan dalam ayat ini berlaku umum untuk istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan wanita-wanita kaum mukminin selain mereka.” (Hukmus Sufur wal Hijab yang terangkum dalam Majmu’ah Rasa’il fil Hijab was Sufur, hal. 58)
Beliau juga menyatakan: “Ayat yang mulia ini merupakan nas yang jelas tentang wajibnya wanita berhijab dan menutup diri dari lelaki. Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan dalam ayat ini bahwa berhijab itu lebih suci bagi hati kaum lelaki dan wanita serta lebih menjauhkan dari perbuatan keji berikut sebab-sebabnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala mengisyaratkan bahwa tidak berhijab merupakan kekotoran dan kenajisan, sedangkan berhijab merupakan kesucian dan keselamatan.” (At-Tabarruj wa Khatharuhu, hal. 8)
Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata: “Sekalipun lafadz ayat ini ditujukan kepada para istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun hukumnya umum meliputi seluruh wanita yang beriman. Karena perintah berhijab itu ditetapkan dengan alasan yang dinyatakan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan firman-Nya:
ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ
“Yang demikian itu lebih suci bagi hati-hati kalian dan hati-hati mereka.”
Alasan seperti ini jelas berlaku umum, maka keumuman alasannya menunjukkan keumuman hukumnya.” (Al-Mukminat, hal. 64)
Pakaian Muslimah yang Syar’i
Pembicaraan tentang hijab tentunya tidak akan terlepas dari pembicaraan tentang pakaian wanita di hadapan ajnabi atau lelaki yang bukan mahramnya. Maka di sana kita tahu ada yang namanya jilbab. Setiap jilbab adalah hijab, namun tidak setiap hijab adalah jilbab. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu menyatakan ayat tentang jilbab berkaitan dengan keluarnya wanita dari tempat tinggalnya, yang berarti bila keluar rumah ia harus mengenakan jilbab. Adapun ayat tentang hijab berkaitan bila terjadi pembicaraan antara wanita dengan lelaki ajnabi di tempat-tempat tinggal. Maksudnya, bila seorang lelaki ajnabi memiliki keperluan dengan wanita ajnabiyah maka bicaranya mestilah disebalik hijab.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang jilbab:
يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal.
Macam mana?
Pakailah apa saja yang kau suka
Simbahlah diri dengan wangian menggoda
berjalanlah dikau dengan hentakan menggila
menarilah dikau dengan lentok mempersona
bercakaplah dikau dengan kelunakan suara
bebaskanlah dirimu dari batas agama
yang menyekat bagaikan penjara
berdalihlah dikau dengan dalih yang berjuta
namun DI SANA tiada apa
yang dapat membantu
yg seronok menonton dirimu
tak dapat berkata
terus membisu tak bergerak kaku
membatu yang bersorak dulu
kini buat tak tau
bukan mereka sengaja buat begitu
tapi mereka sememangnya tak mampu
Selasa, 14 Jun 2011
Bila....
Tersentuh hati terguris luka
sakit pedih ngilu berbisa
bagai luka disimbah cuka
bukan sukar untuk memaafkan
menerima semula tak nampak jalan
tidak dihargai ketika ada
merayu merintih bila tiada
memohon maaf tidak juga
Ego cap apa yang dipakai olehnya
tak mampu tunduk
walau dah nyata salah dimata?
sakit pedih ngilu berbisa
bagai luka disimbah cuka
bukan sukar untuk memaafkan
menerima semula tak nampak jalan
tidak dihargai ketika ada
merayu merintih bila tiada
memohon maaf tidak juga
Ego cap apa yang dipakai olehnya
tak mampu tunduk
walau dah nyata salah dimata?
Khamis, 9 Jun 2011
Teguhkan Bahteramu
Tuguhkan bahteramu kerana lautan yang kau harungi itu adalah terlalu dalam
Banyakkan bekalan kerana perjalanan kita terlalu jauh
Ringankan belakangmu kerana yang nak kita daki terlalu curam
Tersilap langkah tersungkur meluncur dijurang yang sangat dalam
Tiada siapa yang mampu membantu hanya amalanmu
Ikhlaskan perbuatanmu kerana yang menilai amat menilai apa yg kita lakukan
Kita akan dipanggil pulang pada bila-bila masa
Bersediakah kita untuk bertemu denganNya?
Telah sempurnakah amanah yg diberikan semasa di dunia
Berkiralah kita dahulu tentang amal dan perilaku hati dan anggota
Sebelum terlambat menyesal tak guna
Ahad, 5 Jun 2011
DISINI OK...DISANA KO
Pakailah apa saja yang kau suka
Simbahlah diri dengan wangian menggoda
berjalanlah dikau dengan hentakan menggila
menarilah dikau dengan lentok mempersona
bercakaplah dikau dengan kelunakan suara
bebaskanlah dirimu dari batas agama
yang menyekat bagaikan penjara
berdalihlah dikau dengan dalih yang berjuta
namun DI SANA
tiada apa yang dapat membantu
meraka yg seronok menonton dirimu
tak dapat berkata terus membisu
tak bergerak kaku membatu
yang bersorak dulu kini buat tak tau
bukan mereka sengaja buat begitu
tapi mereka sememangnya tak mampu
bersedialah terima balasan yang menunggu
yang pernah Allah janjikan dahulu
apakah dikau pernah berfikir seperti aku ?
ayuh taubat sebelum terlambat
nolida ahmad
1jun 2011
Simbahlah diri dengan wangian menggoda
berjalanlah dikau dengan hentakan menggila
menarilah dikau dengan lentok mempersona
bercakaplah dikau dengan kelunakan suara
bebaskanlah dirimu dari batas agama
yang menyekat bagaikan penjara
berdalihlah dikau dengan dalih yang berjuta
namun DI SANA
tiada apa yang dapat membantu
meraka yg seronok menonton dirimu
tak dapat berkata terus membisu
tak bergerak kaku membatu
yang bersorak dulu kini buat tak tau
bukan mereka sengaja buat begitu
tapi mereka sememangnya tak mampu
bersedialah terima balasan yang menunggu
yang pernah Allah janjikan dahulu
apakah dikau pernah berfikir seperti aku ?
ayuh taubat sebelum terlambat
nolida ahmad
1jun 2011
GOLONGAN YANG SESAT ( Golongan dibenci Allah)
ASHABUL SYIMAL (orang-orang yang menerima amal catatan dengan tangan kiri)
DAHRIYUN (orang yang tidak percaya adanya Tuhan-Atheis)
DALLUN (orang-orang yang sesat)
FASIQUN (orang yang fasiq atau derhaka kepada Allah)
FUJJAR (orang-orang yang berbuat maksiat)
GHAFILUN (Orang-orang yang lalai)
HASIDUN (orang-orang yang hasad dengki)
HIZBUSY-SYAITAN (orang yang mengikut jejak syaitan)
JABBARUN (orang yang berbuat sewenang-wenangnya)
KAFIRUN (orang-orang yang kafir)
KHA'INUN (orang-orang yang khianat)
KASIRUN (orang-orang yang rugi)
MAKIRUN (orang-orang yang membuat tipudaya)
MUBAZZIRUN (orang-orang yang membazir/boros)
MUBTILUN (orang-orang yang membuat batil)
MUZABZABIN (orang-orang yang tidak mempunyai pendirian)
MUFSIDUN (orang-orang yang membuat kerosakan)
MUHARRIBUN (orang-orang yang memerangi agama Allah)
MUJRIMUN (orang-orang yang membuat kejahatan)
MU'TADUN (orang-orang yang melampaui batas)
MUKAZZIBUN (orang-orang yang mendustakan agama Allah)
MUKHTALUN-FAKHUR (orang-orang yang menyombongkan diri)
MUMTARUN (orang-orang yang ragu-ragu)
MUNAFIQUN (orang-orang yang munafik)
MURTADDUN (orang-orang yang keluar dari agama Islam)
MUSYRIKUN (orang-orang yang musyrik)
MUSTAHZI'UN (orang-orang yang memperolokkan agama Allah)
MUTAKABBIRUN (orang-orang yang sombong)
MUTHAFIFIN (orang-orang yang curang)
MUTTAKHIZATI-AKHDAN (wanita-wanita penzina)
MUTRAFUN (orang yang berlebih-lebihan)
QANITUN (orang yang berputus asa)
SYARRADDAWAB (orang yang paling buruk disisi Allah)
ZANAYAH WA ZANIY (penzina perempuan dan penzina lelaki)
DAHRIYUN (orang yang tidak percaya adanya Tuhan-Atheis)
DALLUN (orang-orang yang sesat)
FASIQUN (orang yang fasiq atau derhaka kepada Allah)
FUJJAR (orang-orang yang berbuat maksiat)
GHAFILUN (Orang-orang yang lalai)
HASIDUN (orang-orang yang hasad dengki)
HIZBUSY-SYAITAN (orang yang mengikut jejak syaitan)
JABBARUN (orang yang berbuat sewenang-wenangnya)
KAFIRUN (orang-orang yang kafir)
KHA'INUN (orang-orang yang khianat)
KASIRUN (orang-orang yang rugi)
MAKIRUN (orang-orang yang membuat tipudaya)
MUBAZZIRUN (orang-orang yang membazir/boros)
MUBTILUN (orang-orang yang membuat batil)
MUZABZABIN (orang-orang yang tidak mempunyai pendirian)
MUFSIDUN (orang-orang yang membuat kerosakan)
MUHARRIBUN (orang-orang yang memerangi agama Allah)
MUJRIMUN (orang-orang yang membuat kejahatan)
MU'TADUN (orang-orang yang melampaui batas)
MUKAZZIBUN (orang-orang yang mendustakan agama Allah)
MUKHTALUN-FAKHUR (orang-orang yang menyombongkan diri)
MUMTARUN (orang-orang yang ragu-ragu)
MUNAFIQUN (orang-orang yang munafik)
MURTADDUN (orang-orang yang keluar dari agama Islam)
MUSYRIKUN (orang-orang yang musyrik)
MUSTAHZI'UN (orang-orang yang memperolokkan agama Allah)
MUTAKABBIRUN (orang-orang yang sombong)
MUTHAFIFIN (orang-orang yang curang)
MUTTAKHIZATI-AKHDAN (wanita-wanita penzina)
MUTRAFUN (orang yang berlebih-lebihan)
QANITUN (orang yang berputus asa)
SYARRADDAWAB (orang yang paling buruk disisi Allah)
ZANAYAH WA ZANIY (penzina perempuan dan penzina lelaki)
GOLONGAN YANG SELAMAT
AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH (orang-orang yang berpegang kepada sunnah)
AL-ABRAR (orang-orang yang suka melakukan kebaikan)
AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR (perintah kebajikan, melarang kemungkaran)
ANSARULLAH (orang-orang yang membela agama Allah)
ASHABUL-KAHFI (orang-orang yang berada digua)
ASHABUL-YAMIN (orang yang menerima amal catatan dengan tangan kanan)
ZAKIRUNALLAH (orang-orang yang selalu ingat kepada Allah)
HAFIZUN (orang-orang yang memelihara amanat)
HAMIDUN (orang-orang yang memuji Allah)
HIZBULLAH (Orang-orang yang mengikuti agama Allah)
IBADURRAHMAN (hamba-hamba Allah yang mulia)
KHAIRU UMMAT (sebaik-baik umat/golongan)
KHASYI'UN (orang-orang yang khusyuk)
MUBALLIGHUN (orang-orang yang menyampaikan agama Allah)
MUFLIHUN (orang-orang yang beruntung)
MUHAJIRUN (orang-orang yang berhijrah)
MUHSINUN (orang-orang yang membuat ihsan/baik)
MUJAHIDUN (orang-orang yang berjihat di jalan Allah)
MUHTADUN (orang-orang yang mendapat petunjuk dari Allah)
MUKHLISUN (orang-orang yang ikhlas)
MUNFIQUN (orang-orang yang mengeluarkan hartanya)
MUQSITUN (orang-orang yang adil)
MUSTAGHFIRUN (orang-orang yang minta ampun kepada Allah)
MUSLIMUN (orang-orang Islam)
MUKMINUN (orang-orang yang beriman)
MUTATAHHIRUN (orang-orang yang mensucikan diri)
MUTTAQUN (orang-orang yang bertaqwa)
MUTAWAKKILUN (orang-orang yang bertawakkal atau menyerah diri kepada Allah)
NABIYYUN WA MURSALUN (para Nabi dan para utusan/Rasul Allah)
SABIRUN (orang-orang yang sabar)
SADIQUN (oarang-orang yang benar/jujur)
SOLEHUN (orang-orang yang soleh)
SYAKIRUN (orang-orang yang bersyukur)
SYUHADA (orang-orang yang mati syahid)
TAWWABUN (orang-orang yang bertaubat)
ULAMA (orang-orang yang ahli dalam agama Islam)
ULIL-ALBAB (orang-orang yang berfikir/cendekiawan)
WALIYULLAH (orang-orang yang dikasihi Allah)
Allahu A'lam
AL-ABRAR (orang-orang yang suka melakukan kebaikan)
AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR (perintah kebajikan, melarang kemungkaran)
ANSARULLAH (orang-orang yang membela agama Allah)
ASHABUL-KAHFI (orang-orang yang berada digua)
ASHABUL-YAMIN (orang yang menerima amal catatan dengan tangan kanan)
ZAKIRUNALLAH (orang-orang yang selalu ingat kepada Allah)
HAFIZUN (orang-orang yang memelihara amanat)
HAMIDUN (orang-orang yang memuji Allah)
HIZBULLAH (Orang-orang yang mengikuti agama Allah)
IBADURRAHMAN (hamba-hamba Allah yang mulia)
KHAIRU UMMAT (sebaik-baik umat/golongan)
KHASYI'UN (orang-orang yang khusyuk)
MUBALLIGHUN (orang-orang yang menyampaikan agama Allah)
MUFLIHUN (orang-orang yang beruntung)
MUHAJIRUN (orang-orang yang berhijrah)
MUHSINUN (orang-orang yang membuat ihsan/baik)
MUJAHIDUN (orang-orang yang berjihat di jalan Allah)
MUHTADUN (orang-orang yang mendapat petunjuk dari Allah)
MUKHLISUN (orang-orang yang ikhlas)
MUNFIQUN (orang-orang yang mengeluarkan hartanya)
MUQSITUN (orang-orang yang adil)
MUSTAGHFIRUN (orang-orang yang minta ampun kepada Allah)
MUSLIMUN (orang-orang Islam)
MUKMINUN (orang-orang yang beriman)
MUTATAHHIRUN (orang-orang yang mensucikan diri)
MUTTAQUN (orang-orang yang bertaqwa)
MUTAWAKKILUN (orang-orang yang bertawakkal atau menyerah diri kepada Allah)
NABIYYUN WA MURSALUN (para Nabi dan para utusan/Rasul Allah)
SABIRUN (orang-orang yang sabar)
SADIQUN (oarang-orang yang benar/jujur)
SOLEHUN (orang-orang yang soleh)
SYAKIRUN (orang-orang yang bersyukur)
SYUHADA (orang-orang yang mati syahid)
TAWWABUN (orang-orang yang bertaubat)
ULAMA (orang-orang yang ahli dalam agama Islam)
ULIL-ALBAB (orang-orang yang berfikir/cendekiawan)
WALIYULLAH (orang-orang yang dikasihi Allah)
Allahu A'lam
Khamis, 19 Mei 2011
SUSU
Nak minum susu
cawan hanya satu
dalamnya ada kotoran, pasir dan batu
buang dan basuh dulu
baru masukkan susu
baru berkhasiat ibarat susu ibu
begitulah hakikat hati kita
jika mzmumah masih ada
mahmudah sukar masuk disana
cawan hanya satu
dalamnya ada kotoran, pasir dan batu
buang dan basuh dulu
baru masukkan susu
baru berkhasiat ibarat susu ibu
begitulah hakikat hati kita
jika mzmumah masih ada
mahmudah sukar masuk disana
Selasa, 17 Mei 2011
JAGA-JAGA
manusia sering tertipu dengan pujuk rayu
manusia sering tersentuh dengan suara pilu
manusia sering tersentuh dengan suara pilu
juga mudah terpaut hanya dengan kata-kata
dan pandangan mata..
awas dan jaga-jaga
jangan biar diri terluka
sebab kecuaian kita
nolida
18/5/2011
Jumaat, 29 April 2011
Ingatkan aku
Walaupun kusering mengingatkan
aku jua tak sunyi dari kesilapan
teguran dan nasihat kalian kuharapkan
kenapa nak mengelak jika punya sandaran
kita semua punya kekurangan
hadir kita disini pasti punya tujuan
kalau nak tunjuk pandai... baik hentikan!!
~pesanan buat diri~
aku jua tak sunyi dari kesilapan
teguran dan nasihat kalian kuharapkan
kenapa nak mengelak jika punya sandaran
kita semua punya kekurangan
hadir kita disini pasti punya tujuan
kalau nak tunjuk pandai... baik hentikan!!
~pesanan buat diri~
Rabu, 16 Februari 2011
Tugas Suci
Medan kita di sini
tugas kita menanti
dirimu adalah daei
tanggungjawab berguni
dimana2 dakwah usah henti
berbekal cinta Allah dan cinta Nabi
walau berat digagahi
gunung kita daki
lembah kita turuni
lautan kita harungi
kerana
kita sementara disini
Nolida Ahmad
17/2/2011
Cinta Agungmu
Lahirmu ditunggu
Seluruh alam bergembira
Lahirmu pembawa rahmat
Lahirmu penyelamat aqidah
Lahirmu peyelamat umat
Setulus cintamu
Kau hamparkan buat kami
Seluruh hidupmu mengabdi diri
Demi cinta Allahu Rabbi
Walau terjamin singgahsana
Buat kekasih Ilahi
Cintamu Nabi
Menjangkau jauh berlari
Walau kami tak wujud lagi
Kebimbanganmu pada kami
Tidak terperi
Doamu mengiringi kami 'ummati'
Permintaan keramatmu
Kau simpan rapi buat kami
Syafaatmu kami nanti
Pada saat sukar dunia satu lagi
Ya Rasulallah
Cintamu...suci...mewangi
Meresap kesanubari
Nolida Ahmad
15/2/2011
9.00 pg
Uswatun Hasanah
Baginda paling bijak
baginda paling sabar
baginda paling lemah lembut
baginda hebat di medan perang
baginda paling baik terhadap keluarga
baginda paling banyak senyumnya
baginda paling penyayang
baginda paling berhikmah
baginda pencinta hebat
baginda paling benar
Rasulullah tiada tandingan
penghulu para Nabi dan Rasul
Kenapa berbasi-basi
melahirkan cinta...mengamalkan sunnahnya
kenapa masih berdalih
jika tak mampu...usah memperlekeh!!
apa gunanya berarak, bersajak , berlagu
jika hati masih ragu
Nolida Ahmad
15/2/2011
Khamis, 10 Februari 2011
Kawal Emosi
"Janganlah emosi sangat" ,"kawal lah emosi tuuuu....!!!!"
Ungkapan di atas menunjukkan emosi itu perlu dan membantu mempermudahkan manusia dalam kehidupan , cuma perlu dikawal dengan akal..
>Kalau suka......janganla ketawa sampai nampak anak tekak atau bertepuk bertampar tak kira jantina
>Jika marah......jangan buat muka bengis nanti kedut...cepat tua atau jangan sampai putus sedara.
>Jika sedih....... jangan sampai guling2..atau sampai buta..cam citer Kasim Selamat tu
>Jika manja.......jangan sampai macam kucing.
>Jika takut........jangan sampai takut melebihi takut kepada-Nya
>Kalau meluat....jangan?
Manusia 'seringkali' suka melihat yang negatif dari yang positif....betul ke? macam betul je kan...
Kajian membuktikan...jika perhubungan emosi seseorang di dalam otak telah rosak, dia tidak dapat membuat keputusan walaupun keputusan yang mudah. Ini kerana dia tidak tahu perasaannya terhadap pilihan yang telah dibuat.( tak ingat kajian sape)
Ungkapan di atas menunjukkan emosi itu perlu dan membantu mempermudahkan manusia dalam kehidupan , cuma perlu dikawal dengan akal..
>Kalau suka......janganla ketawa sampai nampak anak tekak atau bertepuk bertampar tak kira jantina
>Jika marah......jangan buat muka bengis nanti kedut...cepat tua atau jangan sampai putus sedara.
>Jika sedih....... jangan sampai guling2..atau sampai buta..cam citer Kasim Selamat tu
>Jika manja.......jangan sampai macam kucing.
>Jika takut........jangan sampai takut melebihi takut kepada-Nya
>Kalau meluat....jangan?
Manusia 'seringkali' suka melihat yang negatif dari yang positif....betul ke? macam betul je kan...
Kajian membuktikan...jika perhubungan emosi seseorang di dalam otak telah rosak, dia tidak dapat membuat keputusan walaupun keputusan yang mudah. Ini kerana dia tidak tahu perasaannya terhadap pilihan yang telah dibuat.( tak ingat kajian sape)
Sabtu, 22 Januari 2011
Jiwanya Yang Lara.....
Bermula dgn gaya sederhana dan biasa ( dalam proses)
Isnin, 10 Januari 2011
Hatiku berbisik....
Ikhlaskah aku
seperti kata yg terucap
Pasrahkah aku padaNya
padahal seringkali menangis pada perkara-perkara dunia
Apa pandangan kawan-kawan padaku
diam mereka setuju?
atau saja taknak ambil tahu
sambutlah tanganku
bimbinglah aku
Usah biarkan aku membuat keputusanku sendiri..
melainkan dengan kehendakMu
Terlalu kerdilnya diri
Terlalu dhoifnya diri
semua adalah ujian dariMu
wahai hati tenanglah diri
ringanlah lidah menyebut namaMu
ringankan tangan membantu keranaMu
Alirkan air mata
kerana takut azabmu
Lahirkan rasa cinta...
semuga ringan ibadahku keranaMu
Rabu, 5 Januari 2011
Selasa, 4 Januari 2011
AL HADIS hari ini
"Janganlah seorang daripada kamu berpeluk tubuh dalam kadaan seseorang itu dibelasah secara zalim , kerana laknat akan turun keatas orang yang menyaksikan ketika mereka tidak mempertahankannya".
Tutup akaun FB Sementara
Semalam 4 Jan 2011 akaun fb Nolida Ahamd tutup sementara.
Ermmm...boleh tahan juga fb ni mencuri masa .
Daripada teringat-ingat nak buka , teringat-ingat kawan disana apa cerita , sedangkan kerja bertimbun , adalah lebih baik rehat seketika tumpukan kerja yg menuntut tumpuan dan nak disiapkan segera pada ketika yg ditetapkan.Umtamakan yg lebih utama , ye tak?
Memang banyak info boleh dapat di sana( fb) melalui nota kawan-kawan juga komen-komen yang membina. Jaga masa , kawal juga , tapi kekadang terbabas juga.
Selagi digelar manusia maka lalai dan lupa seringkali melanda.
Jalan terbaik aetakat ni ialah tutup je akaun tu.
Ala sementara je...Ha..... la ni dapat lebih masa sikit untuk blog yang dah mula sejuk...
Blog ni........?sapa nak baca , bacalah , kalau tak nak tutup je lah.
Kalau ada manfaat gunakanlah.
Kalau takda tinggalkan saja..kan?
PISAU DITANGAN ANDA...terpulang nak guna macam mana.
Jangan gunakan pisau tu untuk bunuh orang , toreh muka orang atau rosakkan harta benda orang sudah le...gunakan untuk memasak bagus...potong daging potong sayur...emmmm...dapat makan sedap-sedap.
Ok lah nak sambung keja yag dari tadi tunggu je...
"heiii mana lah orang yg nak siapkan aku ni.."...kerja pun pandai bermonologue tau....
babai....Semuga anda semua sejahtera dalam rahmat Allah
Langgan:
Catatan (Atom)








